Archive for March, 2008

Sudah Gilakah Anda?

Sunday, March 30th, 2008

Penyakit kejiwaan memang kedengaran menakutkan. Tapi sebelum Anda
lompat ke kesimpulan bahwa Anda menderita gangguan seperti itu, lebih
baik temukan dan pelajari dulu apa yang sedang terjadi dengan otak Anda.

Apa
Anda hanya merasakan depresi ringan atau berat? Kekacauan karena
gelisah atau kepanikan biasa? Terkadang hal itu sulit dijelaskan. Dan
jika Anda percaya dengan banyak tingkatan, Anda mungkin telah berpikir
buruk dan terlalu jauh.

Salah satu penelitian menemukan bahwa
sebagian besar orang Amerika menderita penyakit kejiwaan, seperti
panik, phobia sosial, atau depresi dalam kehidupan sehari-hari. Tapi,
hasil statistik tersebut mungkin terlalu berlebihan, kata beberapa
pakar.

Menurut Allan Horwitz, PhD, dan Jerome Wakefield, PhD, survey yang mempelajari tentang statistik penyakit kejiwaan (National Comorbidity Survey)
telah mengalami banyak kekurangan. Pasalnya survey itu memberikan
pertanyaan-pertanyaan yang jauh dari konteks, dan para pakar mengatakan
analisa mereka di jurnal Organisasi Sosiologi Amerika mengkategorikan
banyak orang termasuk ‘orang gila’.

Terus, bagaimana cara untuk
memisahkan penyakit kejiwaan dari pemikiran sendiri atau hal fiksi?
"Punya pikiran skeptis hanya mengakibatkan Anda termasuk dalam kategori
gejala kejiwaan, Anda mungkin juga mengidap penyakit itu," kata
Horwitz, yang juga menjabat sebagai profesor sosiologi di Rutger
University.

Menurutnya, kesadaran saat Anda sedih karena putus
cinta atau kehilangan pekerjaan adalah hasil dari sebuah situasi dan
itu bukan tanda-tanda bahwa Anda menderita penyakit kejiwaan.

Namun,
gejala kejiwaan sendiri akan ada jika kejadian terjadi secara
konsisten, atau Anda terlalu putus asa hingga depresi. Untuk itu, ia
menyarankan agar segera menghubungi konsultan masalah kesehatan mental
alias psikiater.

Ada tiga cara untuk menjauhkan Anda dari stress, yaitu:
1. Santai
Tak
perlu terlalu mendramatisir keadaan jika memang Anda masih bisa
mengatasi masalah. Semakin Anda berontak pada masalah, mungkin Anda
akan terbawa jauh ke pemikiran yang buruk. Duduklah di kursi dengan
punggung Anda lurus, santaikan kaki Anda, dengan telapak kaki datar di
lantai. Biarkan mata Anda terbuka, fokus dengan pernapasan saat
mengambil nafas panjang, biarkan darah yang mengalir di tubuh Anda
lebih leluasa sehingga Anda akan menjadi lebih santai.

2. Jernihkan Pikiran
Jangan
biarkan masalah terlalu membebani kinerja otak Anda. Berusahalah untuk
mendengar semua suara hingga Anda sadar dengan apa yang disebut ‘diam
dari dalam’ atau ketenangan batin. Jaga kesehatan dan jangan biarkan
masalah mengalahkan Anda.

3. Tinggalkan Kesibukan Sementara Waktu
Jangan
melakukan apa-apa yang bisa menambah tingkat stres Anda. Cari solusi,
berkumpul dengan teman dan minta pendapat pada orang yang Anda percaya
untuk menyelesaikan masalah. Jika masalah dirasa terlalu berat, tak ada
salahnya Anda mengunjungi psikiater.

Yang pasti, kunjungan ke psikiater bukan berarti Anda gila lho..

Referensi : kapanlagidotcom

Jangan Biarkan Stresmu Jadi Depresi!

Saturday, March 22nd, 2008

Bingung dengan pekerjaan se-abrek, di rumah dimarahi terus, kehidupan sosial tidak seimbang, maupun pacar selingkuh, memang bisa bikin stres. Kalau terus-menerus seperti ini, bisa-bisa orang stres akan menjadi penderita depresi yang bisa gila bahkan memutuskan suicide.. hii ngeri..

Depresi lebih sering diartikan dengan stres yang berkepanjangan, tapi jangan salah ada juga stres yang tidak selamanya berakhir dengan depresi. Menjelaskan hal ini, ahli psikologi Vera Itabiliana mengungkapkan bahwa depresi ada karena perasaan sedih yang mendalam. Tapi kadang peristiwa sedih yang dialami tidak sebanding dengan perasaan sedih tersebut, dan terus-menerus dirasakan sampai melebihi waktu sebenarnya.

Secara umum gejala depresi tampak pada tiga bagian, yaitu gejala fisik, mental, dan sosial. Dari fisik, orang depresi biasanya lebih malas dari kehidupan sehari-hari, susah tidur, malas makan, pikiran kosong, kehilangan motivasi, cepat capek, bahkan gampang sakit.

Sedangkan dari segi mental, orang depresi lebih cepat marah, sensitif, merasa useless, tidak percaya diri, sering mendramatisir rasa kecewa, dan sering ketakutan akan karma yang akan menimpa mereka karena kesalahan yang diperbuat. Untuk urusan sosial, kebanyakan orang depresi akan sering menghindar saat-saat menyenangkan, menjauh dari realistis, malu bertemu orang lain, uring-uringan tanpa alasan, serta tanpa sadar jadi orang yang menyebalkan.

Dan untuk mengatasi rasa depresi yang merugikan diri sendiri yang membawa pengaruh ke orang lain ini, disarankan untuk melakukan berbagai terapi. Misalnya saja ‘Psikoterapi’, yaitu lebih menerima perhatian dan saran dari orang lain agar bisa menyesuaikan diri dengan perubahan dalam hidup. Tentu saja hal ini dilakukan dengan cara bertahap untuk bisa menerima tanggung jawab dan tekanan hidup yang dialami. Ada juga ‘Terapi Kognitif’, yang dilakukan dengan cara mengubah cara pandang negatif dan rasa putus asa.

Sedangkan untuk penderita depresi berat, bisa diterapkan ‘Terapi Elektrokonvulsif’, yaitu dengan cara memberikan kejutan listrik untuk merangsang kinerja otak yang beku, biasanya sih untuk penderita yang ingin suicide.

Selain terapi, penggunaan obat penenang juga ada baiknya, apalagi untuk orang-orang yang memiliki kepribadian tertutup dan sulit berkomunikasi dengan orang lain. Yang penting, kita harus menjauhkan diri dari godaan-godaan untuk berpikir pendek. Seperti kata pepatah, We dont know how life bring us later, just hold on..

Ref : kapanlagidotcom

Kenali Karakter Parfum Anda (Tips Bagi Kaum Pria)

Sunday, March 9th, 2008

Apakah orang menyadari kehadiran Anda di dekatnya karena aroma dari
cologne yang sering Anda pakai atau cologne favorit Anda? Apakah
kekasih atau istri Anda membelikan cologne yang sama pada hari ulang
tahun Anda tiap tahun? Jika Anda menjawab ‘ya’ untuk kedua pertanyaan
tersebut, Anda mungkin perlu sedikit perubahan dalam memilih parfum.
Tinggalkan parfum Anda yang lama dan carilah aroma cologne yang baru
untuk Anda.

Reaksi Kimia Tubuh

Sangat penting
untuk mengetahui bahwa tiap aroma atau bau cologne berbeda bagi tiap
orang. Reaksi dari parfum pada tubuh dan juga kulit Anda adalah sebuah
proses kimiawi dan berkaitan erat antara Anda dengan parfum tertentu.
Saat teman Anda membawa kesan anggun dengan bau parfum cologne pria
bermerk Calvin Klein, maka itu bisa terkesan sebaliknya jika Anda yang
memakainya.

Sehingga, sangatlah perlu untuk mencoba sebuah
cologne sebelum membelinya. Janganlah berasumsi bahwa apa yang berbau
wangi pada seseorang akan berbau wangi pula pada tubuh Anda. Anda tak
akan membeli sepasang sepatu sebelum mencobanya, bukan?

Bagaimana Cara Memilih Parfum

Pergilah
ke toko parfum dan semprotkan beberapa tipe cologne yang berbeda pada
secarik kertas kecil yang berbeda pula. Lakukan hal ini jika Anda ingin
mencoba sejumlah cologne yang berbeda. Janganlah mencoba cologne di
lengan atau pergelangan tangan Anda, karena Anda tak bisa mencium aroma
yang sesungguhnya dari wewangian tersebut.

Hindarilah pula
berada di dekat orang yang tengah mencoba parfum dengan
menyemprotkannya pada tubuhnya, karena parfum tersebut bisa jadi
menempel pula pada tubuh Anda. Intinya, usahakan diri Anda terbebas
dari ‘percobaan’ parfum.

Coba ciumlah beberapa kertas yang
telah Anda beri semprotan parfum dan pertimbangkan mana yang Anda suka.
Jika Anda mulai merasa pusing setelah mencoba aroma beberapa parfum
yang berbeda, cobalah untuk menarik nafas panjang dan keluar dari toko
atau rak bagian parfum tersebut untuk mencari udara segar selama
beberapa saat.

Ada sebuah tips dari salah seorang penggemar
parfum, yakni jika Anda mencium aroma kopi sebelum mencoba sebuah
parfum, maka Anda akan bisa mencium aroma yang sesungguhnya dari parfum
tersebut. Hal itu dikarenakan kopi bisa menyegarkan kembali indera
penciuman kita.

Istirahatkan hidung Anda untuk beberapa saat,
sehingga indera penciuman Anda bisa berfungsi normal lagi sebelum Anda
akhirnya menentukan parfum pilihan Anda.

Pilihan Aroma Lain

Jika
Anda ingin tampil beda dan punya ciri khas aroma parfum sendiri, Anda
bisa mencampurkan parfum Anda dengan wewangian natural, seperti melati,
vanilla atau cinnamon. Maka, Anda tak hanya akan membuat wanita
tergila-gila, karena vanilla dan cinnamon terkenal sebagai
‘perangsang’, tapi Anda juga akan memiliki ciri khas aroma tersendiri.

Jika
Anda tak suka memakai parfum, maka Anda bisa menggunakan cairan setelah
bercukur atau sabun dengan wewangian tertentu. Aroma-aroma yang
dikeluarkannya bisa membuat Anda terkesan bersih dan segar selalu.

Yang
perlu Anda ingat, jika Anda bekerja di sebuah ruangan kantor yang
relatif kecil, maka janganlah memakai parfum yang memiliki aroma yang
kuat atau tajam. Pakailah parfom beraroma dasar citrus atau lemon.

Berganti-ganti parfum adalah salah satu cara jitu untuk selalu merubah style
dan penampilan Anda, agar tak terkesan ‘monoton’. Satu lagi, tiap
perubahan penampilan yang Anda lakukan, seperti misalnya gaya tatanan
rambut, kacamata dan busana, pastikan parfum Anda matching dengan ‘karakter’ baru Anda itu. Dengan parfum yang tepat, aroma kesuksesan juga akan terpancar pada diri Anda.

ref : kapanlagidotcom