Archive for August, 2007

‘Loft’ of My Life

Monday, August 27th, 2007

Di Indonesia, mungkin masih asing dengan loft, yaitu tempat
tinggal ‘mini’ berupa loteng yang bisa menampung berbagai aktivitas
pemiliknya. Sekilas mungkin tampak seperti apartemen, tapi loft  biasanya berukuran jauh lebih kecil. Untuk memenuhi life style, loft
mulai banyak dilirik oleh kaum berada di kota metropolis, khususnya
eksekutif muda sampai kalangan artis yang menginginkan gaya hidup masa
kini.

Aslinya, loft merupakan tempat tinggal ‘buangan’, karena tempatnya berupa loteng-loteng sempit. Loft
dulunya sebagai tempat pelarian para seniman di Manhattan, karena
mereka tidak memiliki tempat tinggal akibat tergusur kaum borjuis dan
pabrik-pabrik yang menempati tanah mereka. Kemudian para seniman
tersebut membangun tempat/ruangan berukuran kecil untuk memenuhi
kegiatan mereka untuk tidur, makan, melukis, mandi, dan lainnya.

Loft
mulai dikembangkan di Los Angeles pada 2001. Dimana adanya
undang-undang yang memaksa penduduk untuk tinggal tidak berdekatan
dengan pabrik maupun perkantoran. Hal inilah yang mempelopori para
pengembang untuk mendirikan loft-loft baik yang murah sampai yang mahal
sesuai kebutuhan.

Saat ini jumlah loft di Indonesia masih
bisa dihitung. Mungkin sementara ini hanya ada di Jakarta. Dan jangan
ditanya mengenai harganya. Kita harus merogoh kocek puluhan bahkan
ratusan juta, bahkan ada pula loft yang harganya lebih mahal daripada membeli rumah beserta tanahnya.

Maklumlah,
banyak orang yang lebih mengagungkan prestise dan manyampingkan materi.
‘Loteng’ yang harganya selangit itu biasanya diisi dengan furnitur yang
lengkap, bahkan bisa diisi sesuai selera warna, tipe, maupun tekstur
dari pemilik loft.

Kurangi Merokok Tak Berarti Bebas Dari Penyakit Jantung

Friday, August 24th, 2007

Para pecandu berat rokok yang mengurangi jumlah batang rokok yang
mereka hisap, sesungguhnya hanya melakukan pengurangan risiko sedikit
sekali terhadap bahan beracun berbahaya tembakau, demikian dikatakan
oleh satu penelitian, Kamis (11/1).

Para peneliti mengatakan,
kelompok pecandu berat yang melakukan pengurangan sejumlah lima batang
rokok perharinya, masih menghisap bahan beracun berbahaya dibandingkan
dengan perokok yang memang sejak awal adalah perokok ringan.

Masalahnya,
menurut para peneliti, adalah si perokok berat agaknya menghirup lebih
sering dan lebih dalam dari setiap batang yang mereka hisap, mencoba
untuk mendapatkan nikotin sejumlah yang tubuh mereka biasa dapatkan.

Hal
tersebut dikenal dengan sebutan ‘merokok untuk memperoleh kompensasi’
dan hal itu dapat menurunkan keuntungan bagi kondisi kesehatan bila
dibandingkan dengan mereka yang menghentikan kebiasaan merokok sama
sekali, demikian dikatakan oleh para ilmuwan yang mereka tuangakan
dalam bentuk tulisan di jurnal.

"Penting bagi para pecandu
rokok untuk menyadari bahwa dengan mengurangi jumlah batang rokok yang
dihisap setiap harinya, tidak secara otomatis meningkatkan kondisi
kesehatan tubuh," kata kepala tim peneliti, Dr. Dorothy Hatsukami,
seorang professor psychiatri pada Universitas Minnesota di Minneapolis.

"Cara
terbaik untuk mengurangi risiko terkena penyakit akibat kebiasaan
merokok adalah berhenti merokok sama sekali," kata Dorothy kepada
Reuters.

Hatsukami beserta rekan-rekannya melakukan perbandingan
dari 64 pecandu berat rokok yang berhasil mengurangi jumlah batang
rokok, sehingga yang dihisap hanya lima batang sehari, yang adalah
rata-rata jumlah perhari rokok yang dihisap para perokok kelas ringan

Untuk
mengukur tingkat merokok untuk kompensasi, maka para peneliti mengukur
tingkat senyawa yang dikenal dengan sebutan NNAL, yang dapat menjadi
penunjuk seberapa besar unsur tembakau yang dapat menjadi penyebab
kanker, yang disebut NNK, pada seseorang

Penelitian itu menemukan
bahwa tingkat NNAL dua atau tiga tingkat lebih tinggi pada mantan
pecandu rokok berat yang sudang melakukan pengurangan jumlah batang
rokok yang mereka hisap setiap harinya, bahkan dengan jumlah batang
rokok yang sama dengan para perokok ringan.

Hatsukami mengatakan,
temuan tersebut sejalan dengan temuan penelitian lainnya mengenai
jumlah rata-rata penyakit yang diderita para perokok. Hasil penelitian
tersebut mengatakan bahwa pecandu rokok yang mengurangi jumlah batang
rokok separuh dari jumlah yang biasa ia hisap hanya mengurangi risiko
terkena kanker sebesar 25% dan tidak mengubah risiko terkena penyakit
lainnya yang berhubungan dengan kebiasaan merokok, termasuk penyakit
jantung dan kondisi paru yang serius antara lain emphysema.

"Hal
itu menjadi faktor yang menjelaskan mengapa kita tidak melihat adanya
penurunan risiko terkena penyakit jantung dan paru, pada kondisi
mengurangi jumlah rokok," kata Hatsukami.

Namun hal itu tidak
berarti bahwa mengurangi jumlah batang rokok tidak ada manfaatnya,
karena para pecandu rokok mengambil keputusan untuk mengurangi jumlah
batang rokok per hari adalah satu langkah awal untuk berhenti dari
kebiasaan merokok, pungkas Hatsukami.

Susah Ngomong? Katakan Saja Dengan Bunga

Thursday, August 23rd, 2007

Mungkin sudah kuno saat Anda mendengar orang berkata, "Katakanlah
dengan bunga". Tapi tidak bisa dipungkiri juga jika kalimat yang
dianggap tradisional itu bisa mewakili perasaan kita saat diperlukan.
Misalnya saja saat kita hendak mengatakan selamat datang, permintaan
maaf, ungkapan cinta, dan masih banyak lainnya. Bunga-bunga yang cantik
itu akan memberikan kesan tersendiri bagi si penerima. Dan di beberapa
tempat di dunia, bunga selain dijadikan dekorasi, juga dijadikan benda
spiritual, maupun ritual.

Bunga juga tidak dipilih secara acak.
Selama beberapa tahun orang mengelompolan bunga sesuai dengan artinya.
Contohnya, akasia yang berarti cinta yang terpendam, cinta suci, atau
kecantikan; Aster, menjadi simbol cinta sekaligus keindahan; Pink Carnation,
mengartikan ‘aku tidak akan melupakanmu’, sedangkan untuk warna
kuningnya, mengandung arti penolakan atau kekecewaan; Tulip diartikan
sebagai Anda memiliki pancaran dalam senyuman Anda.

Ada juga jenis bunga yang dinamakan sebagai bunga ulang tahun atau birthday flower.
Mereka yang lahir pada bulan Februari memiliki bunga mawar dan violet
sebagai bunga ulang tahun. Sementara lakspur dan lili air adalah bunga
ulang tahun untuk mereka yang lahir di bulan Juli. Bunga bakung maupun poinsettia, khusus untuk mereka yang berulangtahun pada bulan Desember.

Untuk
lambang zodiak, bunga juga bisa mengandung bermacam-macam arti. Untuk
Aries yang bersemangat dan suka petualang lebih condong dilambangkan
dengan mawar merah, tulip, dan amaryllis. Sedangkan Scorpio, dilambangkan dengan kembang sepatu, peony, dan amaranthus.

Jika
dilihat dari warna, tiap-tiap bunga dengan warna berbeda bisa
‘berbicara’ mewakili mereka, baik diinterpetasikan secara keilmuan
bahkan tradisional.

Tradisional:
- Merah, melambangkan romantis
- Kuning, melambangkan persahabatan
- Putih, melambangkan penghormatan
- Peach, melambangkan tanda terima kasih
- Merah muda, melambangkan penghargaan
- Oranye, melambangkan api semangat
- Ungu, melambangkan cinta pada pandangan pertama

Sedangkan
jika dibedakan dari segi keilmuan, warna diketahui bisa membawa efek ke
dalam pikiran. Jadi, sebuah warna bisa mempengaruhi kesenangan, tekanan
dalam tubuh, membawa energi, atau bersifat menenangkan. Dilain pihak,
bunga juga bisa digunakan sebagai pengobatan. Misalnya:
- Hitam, bisa menimbulkan tenaga, percaya diri, dan meningkatkan kemampuan
- Biru, memberikan ketenangan dalam pikiran dan jiwa. Warna ini juga bisa menurunkan tekanan darah tinggi dan hipertensi
- Merah, digunakan untuk memacu semangat dan pembangkit gairah
- Hijau, memberikan relaksasi pada pikiran dan tubuh
- Ungu, menimbulkan rasa tenang dan damai
- Merah muda, memberikan ketenangan
- Kuning, mencerminkan energi dan menyebarkan cahaya

Di
seluruh dunia, ada banyak sekali tradisi dan kepercayaan, juga
puisi-puisi yang bercerita tentang keindahan dan keunikan bunga.
Beberapa bunga digunakan sebagai ’syarat’, ritual, maupun perayaan.
Bunga juga dianugrahkan ke bumi agar bisa kita manfaatkan dan menolong
kita sebagai wakil untuk mengungkapkan perasaan yang tak mampu
disampaikan lewat kata-kata.

Ref : kapanlagi dot com

Patah Hati Perpendek Usia

Tuesday, August 21st, 2007

Patah hati itu sakit, terlebih jika kehilangan kekasih yang
dicintai. Kondisi pun akan semakin tragis jika rasa sakit mulai
menyerang badan, bisa jadi usia akan jadi lebih pendek. Ga percaya?
Sebuah studi yang dilakukan Universitas Glasgow, Skotlandia, dan
dilaporkan BBC, Kamis (26/04), mencoba menganalisa hal tersebut.

Menurut
peneliti yang menganalisa 4000 pasangan menyebutkan, mereka yang patah
hati ditinggal kekasih cenderung lebih merana, tertekan, dan mengalami
kecemasan yang berlebihan, terutama pada mereka yang berstatus janda
atau duda.

Pasangan yang saling mencintai terbiasa hidup
tergantung dengan pasangan, dan saat pasangan mereka meninggal,
kekosongan dan rasa kehilangan membuat mereka merana dan cenderung
mengubah gaya hidup serta menganut perilaku pola makan tak sehat.

Studi
yang dimulai tahun 1970an dan diterbitkan Jurnal Epidemiologi dan
Kesehatan Masyarakat, ini menganalisa pasangan menikah dengan kisaran
usia 45 sampai 64 tahun.

Peneliti mencatat salah salah satu dari
pasangan yang meninggal dan melihat reaksi dari pasangan yang
ditinggalkan sampai pada tahun 2004. Hasilnya, wanita dua kali
mengalami masa sulit saat ditinggal suaminya.

Tingkat kematian
karena berbagai hal cenderung meningkat pada enam bulan pertama sejak
pasangan meninggal dan resiko gangguan jantung naik pada lima tahun
pertama begitu juga tekanan darah. Hal ini terjadi karena perubahan
gaya hidup dan kebiasaan merokok semakin menjadi-jadi, karena faktor
kesepian.

"Ini hanya tentang bagaimana mereka yang ditinggalkan
pasangan bisa mengatasi kesepian. Dalam analisa kita sebagian besar
responden mengaku merana setelah berpulangnya pasangan mereka," papar Cathy Ross, pemimpin studi dari British Heart Foundation.

Sementara Stewart Wilson,
konseling dari Cruse Bereavement Care mengatakan: "Saat pasangan telah
menjalani hidup bersama selama bertahun-tahun, dan kemudian berakhir
pada suatu waktu yang mendadak, otomatis selalu ada perubahan yang
menyertai kehilangan itu. Depresi, stres, dan kecemasan yang berlebihan
menuntun mereka untuk hidup tak sehat."

"Beberapa orang
cenderung berperilaku tak sehat, merokok berlebihan dan mengkonsumsi
makanan tak sehat. Proses menjalani masa berkabung dan kehilangan
itulah yang membuat seseorang menjadi sembrono dengan kesehatan
mereka," tambah Ross yang memberikan contoh pasangan penyanyi June Carter Cash dan Johnny Cash dalam laporan studinya.

Referensi : kapanlagi dot com

Siapa Bilang Kosmetikmu Bebas Formalin?

Sunday, August 19th, 2007

Penggunaan formalin atau formaldehid dalam kosmetik sebagai pengawet ternyata masih diizinkan dengan batas kadar tertentu.

Surat
Edaran yang ditandatangani Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan
(BPOM), Husniah R. Thamrin, di Jakarta, menginformasikan bahwa batas
kadar tertentu yang diizinkan itu maksimal 0,1 persen untuk kandungan
dalam higiene mulut (pasta gigi) dan 0,2 persen untuk kandungan dalam
kosmetik lainnya. Namun, formalin dilarang penggunaannya pada aerosol.

Disebutkannya,
ketentuan tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku secara
internasional, seperti ASEAN Cosmetic Directive dan European Union
Directive, juga SK Kepala BPOM no HK.00.05.4.1745 tahun 2003 tentang
kosmetik.

Surat Edaran tersebut sehubungan dengan berita di media
massa tentang formalin dalam kosmetik, seperti pasta gigi, sampo dan
lain-lain.

Sebelumnya, Badan POM melarang seluruh produk makanan,
kosmetik, obat, termasuk obat-obatan tradisional, dan suplemen asal
China masuk ke Indonesia, karena dianggap berbahaya bagi kesehatan
masyarakat. Penemuan itu tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di
negara lain.

Kebijakan tersebut dituangkan dalam bentuk nota
penghentian izin impor Kepala Badan POM yang disebarkan ke seluruh
deputi pada awal Juli lalu. Di samping melarang impor, Badan POM saat
ini aktif merazia produk China yang telanjur beredar di pasaran. Bila
terbukti berbahaya, Badan POM akan menyitanya.

Sumber : kapanlagi dot com

Cinta

Wednesday, August 15th, 2007

Suatu masa kita akan bertemu seseorang yang keunikannya sehaluan
dengan kita, kita bersama dengannya dan jatuh ke dalam suatu keanehan
yang dinamakan cinta. Ada sesuatu yang tidak ingin kita lepaskan.
Seseorang yang tidak ingin kita tinggalkan. Tapi ingatlah, melepaskan
bukan akhir dari dunia, melainkan awal suatu kehidupan baru.
Kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis, mereka yang disakiti,
mereka yang telah mencari dan mereka yang telah mencuba. Kerana
merekalah yang dapat menghargai betapa pentingnya orang yang telah
menyentuh kehidupan mereka.

Cinta yang sejati, adalah ketika kita menitiskan air mata dan masih
mengingatinya, ketika kita masih menunggunya dengan setia, ketika dia
mula mencintai orang lain tapi kita masih boleh tersenyum.  Apabila
cinta tidak tercapai, bebaskan diri, biarkan hati kembali melebarkan
sayap dan terbang ke alam bebas lagi.  Ingatlah, bahawa kita mungkin
akan menemukan cinta dan kehilangannya, tapi ketika cinta itu mati,
kita tidak perlu mati bersamanya.

Seseorang yang kuat bukannya mereka yang selalu menang, melainkan
mereka yang tetap gigih ketika mereka jatuh. Entah bagaimana dalam
perjalanan kehidupan, kita belajar tentang diri sendiri dan menyedari
bahawa penyesalan tidak seharusnya ada.  Hanyalah penghargaan abadi
atas pilihan-pilihan kehidupan yang telah kita buat.

Mencintai bukanlah bagaimana kita melupakan, mendengar, melihat dan
melepaskan tapi bagaimana kita memaafkan, mengerti, merasakan dan
bertahan. Lebih berbahaya menitiskan airmata dalam hati, dibandingkan
menangis tersedu-sedu. Air mata yang keluar dapat dihapus, tetapi air
mata yang tersembunyi mengguriskan luka yang tidak akan pernah hilang.

Dalam cinta sesama manusia, kita sering sukar untuk menang. Tapi
ketika cinta itu tulus, meskipun kalah, kita tetap menang hanya kerana
kita bahagia dapat mencintai seseorang lebih dari kita mencintai diri
sendiri. Akan tiba saatnya di mana kita harus berhenti mencintai
seseorang bukan kerana orang itu berhenti mencintai kita, tapi kerana
kita menyedari bahawa orang itu akan lebih bahagia apabila kita
melepaskannya. Sebaliknya, apabila kita benar-benar mencintai
seseorang, jangan lepaskan dia, jangan percaya bahawa melepaskan selalu
bererti kita benar-benar mencintai. Berjuanglah demi cintamu, itulah
cinta sejati.  Lebih baik menanti orang yang kita inginkan daripada
berjalan bersama orang yang sedia ada.  Kadangkala, orang yang kita
cintai adalah orang yang paling menyakiti hati dan kadangkala teman
yang menangis bersama adalah cinta yang tidak kita sedari.

Arti Cinta

Monday, August 6th, 2007

Seperti kata kata berikut
Cinta tak pernah akan begitu indah jika tanpa persahabatan…..yang
satu selalu menjadi
penyebab yang lain dan
prosesnya…adalah irreversible……
Seorang pecinta yang terbaik adalah sahabat
yang terhebat.
Jika kamu mencintai seseorang, jangan berharap
bahwa seseorang itu akan
mencintai kamu persis sebaliknya dalam
kapasitas yang sama.
Satu diantara kalian akan memberikan lebih, yang
lain akan dirasa
kurang………..
Begitu juga dalam kasus. kamu yang mencari,
dan yang lain akan
menanti……
Jangan pernah takut untuk jatuh cinta….
mungkin akan begitu menyakitkan, dan mungkin
akan
menyebabkan kamu sakit dan menderita…..
tapi jika kamu tidak mengikuti kata hati, pada
akhirnya kamu akan menangis…….
jauh lebih pedih…karena saat itu menyadari
bahwa kamu tidak pernah memberi….cinta.itu
sebuah jalan.
Cinta bukan sekedar perasaan, tapi sebuah
komitmen….
Perasaan bisa datang dan pergi begitu saja……
Cinta tak harus berakhir bahagia…..
karena cinta tidak harus berakhir…..
Cinta sejati mendengar apa yang tidak
dikatakan….
dan mengerti apa yang tidak dijelaskan, sebab
cinta tidak datang dari bibir dan lidah atau
pikiran………
melainkan dari HATI.
Ketika kamu mencintai, jangan mengharapkan
apapun
sebagai imbalan,karena
jika kamu demikian, kamu bukan
mencintai,melainkan…..investasi.
Jika kamu mencintai, kamu harus siap untuk
menerima penderitaan.
Karena jika kamu mengharap kebahagiaan,kamu
bukan
mencintai….melainkan memanfaatkan.
Lebih baik kehilangan harga diri dan egomu
bersama seseorang yang kamu
cintai dari pada kehilangan seseorang yang kamu
cintai, karena egomu yang tak berguna itu……..
Bagaimana aku akan berkata " SELAMAT
TINGGAL "….
kepada seseorang yang tidak pernah aku
miliki ???????
Kenapa tetes air mata jatuh demi seseorang yang
tidak pernah menjadi kepunyaanku ?????
Kenapa aku merindukan seseorang yang tidak
pernah
bersamaku dan kubertanya,
Kenapa aku mencintai seseorang yang cintanya
tidak pernah untukku ????
Sangat sulit bagi dua orang yang mencintai satu
sama lain ketika mereka
tinggal dalam dua dunia yang berbeda……….
Tapi ketika kedua dunia ini melebur dan menjadi
satu, itulah yang disebut KEAJAIBAN !!!!!
Jangan mencintai seseorang seperti
bunga,karena
bunga mati kala musim berganti,
Cintailah mereka seperti sungai, sebab
Sungai mengalir selamanya……..
Cinta mungkin akan meninggalkan hatimu
bagaikan kepingan2 kaca,
tapi tancapkan dalam pikiranmu, bahwa Ada
seseorang yang akan bersedia untuk
menambal lukamu dengan mengumpulkan
kembali pecahan2 kaca itu…..
Sehingga kamu akan menjadi utuh kembali……